Ketentuan Jaminan Pelaksanaan

Ketentuan Jaminan Pelaksanaan - Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut:
  1. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat), perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan; 
  2. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP; 
  3. nama Penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan;
  4. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan;
  5. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf; 
  6. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontrak; 
  7. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ; 
  8. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan;
  9. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO ditulis atas nama Kemitraan/KSO atau masing-masing anggota Kemitraan/KSO (apabila masing-masing mengajukan Jaminan Pelaksanaan secara terpisah); dan 
  10. memuat nama, alamat dan tanda tangan pihak penjamin.
Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. 

No comments:

Post a Comment